24 C
id

Patlaw, Hidangan Khas Idul Adha dari Pulut yang Disantap dengan Rendang




Pontianak | kalbar.suarana.com -  6 Juni 2025, Idul Adha tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga dengan kelezatan berbagai hidangan khas yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Salah satunya adalah patlaw, makanan tradisional Minangkabau yang terbuat dari pulut (ketan) dan kerap menjadi sajian istimewa saat hari raya, terutama saat disantap bersama rendang.


Patlaw terbuat dari beras ketan putih yang dikukus hingga matang dan kemudian dibungkus dengan daun pisang. Proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan agar ketan tidak terlalu lembek atau terlalu keras. Setelah matang, patlaw disajikan dalam potongan-potongan kecil dan dinikmati dengan rendang daging sapi dan opor ayam


“Setiap Idul Adha, keluarga kami selalu membuat patlaw. Rasanya gurih dan legit, sangat cocok dipadukan dengan rendang yang kaya rempah,” ujar Nuraini, warga sui kakap yang tengah mempersiapkan sajian untuk keluarga yang datang dari kota pontianak


Hidangan ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur. Proses memasak patlaw dan rendang sering dilakukan bersama keluarga besar, menciptakan momen kebersamaan yang hangat di tengah perayaan Idul Adha.



Pewarta : Mansur


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung